P022 Ketergantungan Kognitif Berbasis Artificial Intellegence (AI) dan Ancaman Budaya Instan
Revitalisasi Nilai Adab dan Etika Akademik Islam pada Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Sapta Mandiri
Abstract
Kehadiran Artificial Intelegence (AI) dalam pendidikan tinggi memicu fenomena cognitive offloading, yakni ketergantungan kognitif yang memperkuat budaya instan di kalangan mahasiswa. Sebagai calon pendidik dasar yang memegang peran sentral dalam pembentukan karakter anak bangsa, mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dituntut memiliki integritas moral dan ketahanan akademik yang kokoh. Namun, realitas digital saat ini menunjukkan adanya kecenderungan degradasi nilai-nilai kesabaran berproses akibat kemudahan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika ketergantungan mahasiswa terhadap AI serta merumuskan strategi revitalisasi nilai adab dan etika akademik Islam dalam pembelajaran digital. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dihimpun melalui observasi proses perkuliahan, wawancara, dan analisis hasil penugasan digital mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI yang tidak terkendali berpotensi mengikis esensi daya juang ilmiah dan nilai kejujuran akademik. Sebagai solusi, penelitian ini menawarkan kerangka integrasi etika Islam seperti nilai tawadhu’, kesabaran intelektual, dan tanggung jawab moral ke dalam standar proses pembelajaran digital. Revitalisasi ini sangat penting dilaksanakan guna mengembalikan ruh pendidikan Islam demi kelestarian ummah serta pembangunan insan kamil.
Keywords: Artificial Intelligence, Ketergantungan Kognitif, Adab Islam, Etika Akademik