Konstruksi Pengetahuan Etnosains Praktik Batimung Masyarakat Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Potensinya dalam Pendidikan IPA
Keywords:
etnosains; batimung; pengobatan tradisional; pembelajaran IPA; Sungai ParingAbstract
Batimung adalah praktik pengobatan dan perawatan tubuh tradisional yang memanfaatkan uap panas dari rebusan tumbuhan. Artikel ini bertujuan mengonstruksi pengetahuan etnosains pada praktik batimung masyarakat Desa Sungai Paring serta menganalisis konsep IPA terpadu dan potensinya dalam pendidikan IPA. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi emic, analisis etic, konstruksi konsep IPA, dan analisis potensi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa batimung mengandung pengetahuan lokal tentang pemilihan tumbuhan, pengolahan ramuan, pengendalian uap, dan pengaturan lama paparan, yang dapat dijelaskan melalui konsep perubahan wujud, perpindahan kalor, ekstraksi dan senyawa volatil, termoregulasi tubuh, serta pemanfaatan keanekaragaman hayati. Praktik ini berpotensi menjadi konteks pembelajaran IPA yang kontekstual, terpadu, dan menumbuhkan literasi sains serta kepedulian budaya dan lingkungan.
Kata kunci: etnosains; batimung; pengobatan tradisional; pembelajaran IPA; Sungai Paring
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Proceedings Borneo Islamic International Conference eISSN 2948-5045

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.