Konstruksi Pengetahuan Etnosains Praktik Batimung Masyarakat Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Potensinya dalam Pendidikan IPA

Authors

  • Rusmiati Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Nizar Ahmad Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Keywords:

etnosains; batimung; pengobatan tradisional; pembelajaran IPA; Sungai Paring

Abstract

Batimung adalah praktik pengobatan dan perawatan tubuh tradisional yang memanfaatkan uap panas dari rebusan tumbuhan. Artikel ini bertujuan mengonstruksi pengetahuan etnosains pada praktik batimung masyarakat Desa Sungai Paring serta menganalisis konsep IPA terpadu dan potensinya dalam pendidikan IPA. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi emic, analisis etic, konstruksi konsep IPA, dan analisis potensi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa batimung mengandung pengetahuan lokal tentang pemilihan tumbuhan, pengolahan ramuan, pengendalian uap, dan pengaturan lama paparan, yang dapat dijelaskan melalui konsep perubahan wujud, perpindahan kalor, ekstraksi dan senyawa volatil, termoregulasi tubuh, serta pemanfaatan keanekaragaman hayati. Praktik ini berpotensi menjadi konteks pembelajaran IPA yang kontekstual, terpadu, dan menumbuhkan literasi sains serta kepedulian budaya dan lingkungan.

Kata kunci: etnosains; batimung; pengobatan tradisional; pembelajaran IPA; Sungai Paring

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Rusmiati, & Ahmad, N. (2026). Konstruksi Pengetahuan Etnosains Praktik Batimung Masyarakat Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Potensinya dalam Pendidikan IPA. Proceeding Borneo Islamic Conference, 17, 455–460. Retrieved from https://majmuah.com/journal/index.php/kaib1/article/view/1242