P040 Identitas Hibrid Warga Indonesia-Malaysia di Tawau Malaysia dalam Bingkai Harmoni Sosial

  • Muhammad Hairul Saleh Universitas Mulawarman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terbentuknya identitas hibrid warga Indonesia dan Malaysia di wilayah Tawau, Malaysia dalam bingkai harmoni sosial Masyarakat perbatasan antar negara. Dalam konteks ini, individu dan komunitas mengembangkan identitas hibrid yang bersifat fleksibel, situasional, dan dinegosiasikan sesuai dengan kebutuhan sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk memahami pengalaman hidup masyarakat perbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan identitas hybrid sangat dipengaruhi oleh interaksi sosial yang dinamis di antara mereka, di mana batas negara menjadi semakin kabur dalam praktik kehidupan sehari-hari. Hasil dari interaksi ini menciptakan konstruksi identitas hybrid dan menciptakan realitas sosial yang cair dalam harmoni masyarakat perbatasan antar negara.

Published
2026-06-29
How to Cite
Saleh, M. (2026). P040 Identitas Hibrid Warga Indonesia-Malaysia di Tawau Malaysia dalam Bingkai Harmoni Sosial. Proceedings Borneo Islamic International Conference EISSN 2948-5045. Retrieved from https://majmuah.com/journal/index.php/kaib1/article/view/1045